AKSES BERKULIAH SEMAKIN TERBUKA DAN LUAS! MARI TETAP BERSEMANGAT MELANJUTKAN PENDIDIKAN TINGGI
Dilansir dari laman resmi LLDIKTI Wilayah X, pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) menegaskan komitmennya untuk terus memperluas akses pendidikan tinggi bagi seluruh anak bangsa, khususnya bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu, melalui Program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah.
Berdasarkan siaran pers Kemdiktisaintek, anggaran KIP Kuliah mengalami peningkatan signifikan dari tahun ke tahun. Pada tahun 2020, anggaran program ini sebesar Rp6,5 triliun, dan terus meningkat hingga mencapai lebih dari Rp15,3 triliun pada tahun anggaran 2026. Jumlah penerima pun terus bertambah, dengan lebih dari satu juta mahasiswa mendapatkan manfaat program ini secara nasional.
KIP Kuliah menjadi instrumen strategis pemerintah dalam mewujudkan pemerataan kesempatan pendidikan tinggi. Program ini ditujukan bagi lulusan SMA/SMK yang memiliki potensi akademik baik namun menghadapi keterbatasan ekonomi. Pemerintah memastikan bahwa bantuan biaya pendidikan dan biaya hidup merupakan hak penuh mahasiswa penerima dan tidak boleh dipungut oleh pihak mana pun.
Mulai tahun 2025 dan seterusnya, distribusi penerima KIP Kuliah semakin berbasis data terpadu dan hasil seleksi nasional, baik melalui SNBP maupun SNBT untuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Sementara itu, untuk Perguruan Tinggi Swasta (PTS), kuota didistribusikan oleh LLDIKTI berdasarkan daya tampung dan akreditasi program studi. Kebijakan ini bertujuan agar bantuan benar-benar tepat sasaran dan menjangkau siswa dari keluarga miskin dan rentan miskin.
Seiring penerapan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), mulai tahun 2026 prioritas penerima diberikan kepada lulusan SMA/SMK yang terdata dalam desil ekonomi tertentu dan memenuhi kriteria akademik. Langkah ini semakin memperkuat komitmen pemerintah agar akses kuliah tidak terhambat oleh kondisi ekonomi.
Kebijakan ini menjadi kabar baik bagi seluruh calon mahasiswa di Indonesia, termasuk di wilayah Jambi dan sekitarnya. Kesempatan untuk melanjutkan studi ke jenjang perguruan tinggi kini semakin terbuka lebar. Perguruan tinggi, baik negeri maupun swasta, terus bersinergi mendukung program ini demi terwujudnya pendidikan tinggi yang inklusif, berkeadilan, dan berdampak.
Sebagai bagian dari ekosistem pendidikan tinggi di Wilayah X, Universitas Batanghari (UNBARI) turut mendukung penuh program pemerintah dalam memperluas akses pendidikan. UNBARI berkomitmen memberikan layanan akademik yang berkualitas serta mendampingi mahasiswa penerima KIP Kuliah agar dapat menyelesaikan studi dengan baik dan tepat waktu.
Semangat untuk melanjutkan pendidikan tinggi tidak boleh surut karena keterbatasan ekonomi. Pemerintah telah menghadirkan jembatan harapan melalui KIP Kuliah, dan perguruan tinggi siap menjadi ruang tumbuh bagi generasi muda yang ingin meraih masa depan lebih baik.
Mari tetap bersemangat, raih peluang, dan wujudkan cita-cita melalui pendidikan tinggi. Karena kuliah kini semakin terbuka dan semakin mungkin untuk semua.(admin,2/2026)
Berita lainnya
